Maafkan aku
Mungkin pernah candaku menyakiti perasaanmu, atau tawaku yang berlebihan hingga kau merenggut dahi dalam diammu..
Maafkan aku
Karena lelah aku begitu mudah tersulut emosi, meski ku tau engkau sedang menggodaku dengan candamu, hingga suasana jadi tak menyenangkan seperti biasanya..
Maafkan aku
Yang ingin menasehati tapi malah tidak pada saat yang tepat, meski kau tahu niatku baik, tapi harusnya aku juga tahu engkau belum siap menerima saran dariku..
Maafkan aku
Sering mencarimu hanya saat aku butuh, tapi pergi menghilang setelah aku baik-baik saja, sungguh aku tak tahu terimakasih..
Maafkan aku kawan, atas segala kesengajaan dan kekhilafan yang sering terjadi, dan terimakasih engkau masih tetap menerimaku, meski kau tahu aku seperti ini.
Sekali lagi, aku minta maaf kawan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar