seperti mencicipi racikan sambel, di cicip ragu takut pedas tapi kalau tak dicicip kita tak pernah tahu kenikmatannya. sekilas begitulah tekadku waktu usia beranjak 27 tahun, cukup tuwir waktu itu untuk ragu ragu menuju jenjang yang lebih baik dalah hal pasangan. sudahlah beranikan diri saja, masih teringat pada malam tepat usiaku 27 ibu memberi semacam kejutan. terkejut?? aku lebih dari terkejut.. bahkan hampir pingsan rasanya. bagaimana tidak, ibu memberi kejutan berupa kabar tanggal 27 mau ngelamarin anak orang, padahal hari itu tanggal 25 sore, sekitar jam setengah 8 kurang lebih habis shalat isya. parahnya, pihak perempuan belum di kabari.. untung si doi sholihah dan smart jadi hanya dalam waktu singkat permasalahan tempat, konsumsi dan konsep acara sudah fix. tepat 27 maret 2016 waktu itu, selangkah lagi sempurnalah agama kami berdua..
dengan nekat karena belum pernah sekalipun menemui ortu si doi tanggal 26 nya saya ke rumah buat kulonuwun dan nembung langsung. berbekal petunjuk alamat seadanya, yang tadinya di rencakan jam 10 sampai sana. dengan penuh kebimbangan dan mengumpulkan keberanian, aku memperlambat jalannya kendaraan. otak hanya berisi persiapan kata kata dan konsep nembung yang tepat.
( belum selesai )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar